Wednesday, 7 March 2012

Apa itu zina 'hati'...?

Zina hati itu adalah hati yang menaruh niat untuk berzina,  menikmati hubungan persetubuhan luar nikah. Itu yang dimaksudkan dengan zina hati.

 Rasulullah saw pernah bersabda:-
Maksudnya:
Dituliskan ke atas anak Adam nasibnya dari zina, dia pasti melakukannya tanpa dimungkiri. Dua matanya berzina dengan melihat, kedua telinganya berzina dengan mendengar, lidahnnya berzina dengan kata-kata, tangannya berzina dengan meraba, dan kakinya berzina dengan melangkah, dan hatinya cenderung serta menginginkan. Dan dibenarkan atau didustakan perkara (zina) itu oleh kemaluan.
[Riwayat oleh Muslim]

Mengatasi zina hati  
Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “Sungguh jika hati telah berasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, nescaya ia tidak akan menjumpai hal lain yang lebih manis, indah, nikmat dan baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu dicintainya, melainkan selepas memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya.

Doa mengundang sikap, rasa fakir dan rendah diri di hadapan Allah. Oleh itu doa adalah salah satu bentuk ibadah yang agung. Ketika kita berada dalam kesempitan, kita bersungguh-sungguh dalam berdoa, berasakan Allah amat dekat mendengarkan rayuan.

Mengurus mata dan pandangan. Pandangan yang berulang-ulang adalah suis penting menyalakan api rindu. Orang yang memandang dengan sepintas lalu jarang berasakan hati terusik dan jatuh. Ibnul Qayyim menyatakan: “Orang berakal tidak mudah tergelincir jatuh hati dan rindu, dia tidak tertimpa pelbagai kerosakan. Barang siapa yang terjun ke dalamnya maka ia termasuk orang yang menzalimi diri sendiri, tertipu dan akhirnya binasa. Jika dia tidak melakukan pandangan berkali-kali terhadap orang yang dikagumi dan usahanya itu meragut benang asmara, pastilah asmara tidak akan kukuh mencengkam jiwanya.”

No comments:

Post a Comment